Showing posts with label Manajemen. Show all posts
Showing posts with label Manajemen. Show all posts

Tuesday, May 06, 2008

Apakah Karena Kesedihanku?

Kemarin saya terkejut saat mendengar 2 acara seminar minggu ini diundur. Konfirmasi pengunduran pun di hari yang sama, yaitu kemarin sore. Kebetulan saya menjadi pembicara di kedua acara tersebut.

Saya tidak tahu apakah ini dipengaruhi rasa sedih saya yang sampai saat ini masih terasa? Apakah Tuhan tahu jika saya harus memaksakan diri untuk memberikan seminar maka hasilnya bisa tidak maksimal?

Mungkin saya naif jika harus mengaitkan pengunduran 2 acara ini dengan perasaan saya. Tetapi saya tahu bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi saya. Dan saya juga menyadari bahwa jika saya tetap memberikan seminar, mungkin akan lain hasilnya jika saya membawakannya dalam keadaan yang normal.

Syukurlah 2 training lain di minggu ini tetap berlangsung. Dan uniknya adalah karena ke-2 training tersebut bukan saya yang membawakan. Rasanya Tuhan memang benar-benar memahami perasaan saya.

Terima kasih Tuhan.

Friday, April 25, 2008

Meeting R&D Marathon

Hari ini benar-benar capai karena harus meeting R&D berjam-jam. Tepatnya dari jam 14:00 sampai jam 19an. Wah, lebih dari 5 jam. Itu pun belum selesai membahas semua pokok pembicaraan sehingga harus bersambung di hari Senin depan.

Hem... saya sendiri yang harus mengakhiri meeting yang terlalu berlarut ini. Karena para peserta sudah kecapaian dan pasti pembahasannya sudah tidak fokus lagi.

Sampai jumpa di hari Senin depan.

Monday, March 31, 2008

Sekat-sekat Di Kantor

Pagi hari ini saya cukup terkejut saat mendapati lantai 4 tempat saya bekerja rupanya sudah disekat-sekat per meja. Yah, sebenarnya ini usul saya juga. Tapi setelah cukup lama ide ini tidak juga direalisasikan oleh manajemen, maka saya sudah melupakannya.

Dengan adanya sekat-sekat ini, ruangan jadi tampak lebih rapi. Jauh dari penampilan sebelumnya yang berantakan. Tapi saya tidak yakin juga kerapian ini akan berlangsung lama, soalnya jika nanti sudah mulai dihuni para programmer, biasanya langsung jadi berantakan lagi. Hehehe...

Sebenarnya mengapa saya memberikan usulan untuk menyekat-nyekat setiap meja? Ide saya sebenarnya sederhana, yaitu untuk memberikan rasa nyaman (dan aman) bagi setiap programer. Terutama untuk privasi mereka. Soalnya mereka kan membutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi dalam bekerja. Dengan adanya sekat-sekat ini, diharapkan mereka merasa nyaman sehingga dapat meningkatkan produktivitas & kreativitas mereka.

Tapi realisasi ini belum tentu langsung meningkatkan produktivitas dan kreativitas mereka. Itu semua tergantung dengan mereka sendiri. Paling tidak perusahaan sudah berupaya untuk memfasilitasi mereka dengan baik.

Semoga produktivitas & kreativitas mereka dapat meningkat dengan baik. Salam.