An ordinary person's writings, photos, videos, to snapshot his extraordinary life
Wednesday, March 29, 2006
Ketika Harus Memberhentikan
Tapi kita harus tetap berpikir positif dan juga harus mendoakan dia, semoga dia mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik dari pada di perusahaan kami.
Sampai jumpa Siska, semoga kamu mendapat pekerjaan, suasana kerja dan penghasilan yang lebih baik. Dan semoga pengalaman kamu kerja di Sisfo Kampus dapat menjadi guru yang baik. Amin.
Thursday, March 23, 2006
Rusaknya PDA-ku
PDA yang sudah 4 bulan lebih menemaniku kemana saja ini mendadak tidak bisa bersuara, bungkam seribu bahasa. Bunyi ring-tone "Kukuruyuk" yang biasanya nyaring berbunyi saat ada sms masuk mendadak bungkam. Juga theme "Yahoo" tatkala ada incoming-call juga ngambek. Mendadak PDA-ku bisu.
Beberapa kali suara-suara favorit itu muncul kembali sampai akhirnya suatu hari bungkam untuk selamanya. Akhirnya pada tanggal 13/03 aku membawa PDA-ku itu ke toko dan minta diperbaiki. Syukurlah karena masih garansi sehingga tidak perlu pusing masalah biaya. Sebelum diservis data sudah ku-backup terlebih dahulu. Tidak lupa melepas SD card dan SIM card.
Sebenarnya PDA sudah jadi sejak hari Selasa (21/03) dan Pak Sofian menawarkan jasa baiknya untuk mengambilkannya. Tetapi sewaktu mau diambil ternyata PDA belum sampai ke toko, padahal sebelumnya aku sudah telepon ke workshop-nya dan mereka bilang kalau sudah jadi dan akan diantarkan. Akhirnya Pak Sofian baru bisa ambil hari Rabunya (22/03). Terima kasih, Pak Sofian.
Baru hari Kamis (23/03) PDA ini kembali kepadaku. Sayangnya si "Kukuruyuk" sudah hilang, mungkin ter-reset. Tetapi mengapa theme "Yahoo" masih ada ya? Padahal kan sama-sama di RAM. Dan kalau ter-reset seharusnya kan keduanya hilang? Sayangnya aku tidak punya backup rekaman "Kukuruyuk" di Tablet PC. Akhirnya aku langsung sms Neti janjian copy "Kukuruyuk" dari hp dia.
Friday, March 17, 2006
Blog Baru: Agamaku Kesaksianku
Keseharian dalam perenungan, pemahaman dan syukur atas berkat & karunia Tuhan Allah ini kutuangkan dalam bentuk tulisan di Agamaku Kesaksianku. Ini adalah blog-ku dengan tema agama yang sengaja aku pisahkan dari blogku yang lain (dewo.wordpress.com dan setiodewo.blogspot.com). Tema dari blogku ini adalah: Tumbuh, Berkembang dan Berbuah. Blog ini merupakan kesaksianku tentang Tuhan yang terus berkarya di dunia ini lewat keseharian kita.
Thursday, February 16, 2006
Jalan-jalan ke Batam
Saturday, February 11, 2006
Blog-ku Aktif Lagi!!!
Penyebabnya ternyata sepele, yaitu script tema di-disable oleh tools importer dari WordPress. Kalau sebelumnya aku telah mencoba reindex dan republish tetapi selalu gagal, sekarang cukup dengan memilih theme. Ini karena ketika aku melihat script tema ternyata hanya berisi sepotong kalimat yang menyatakan bahwa blog sedang out of service dan mengarahkan pengunjung ke WordPress. Cara mengatasinya gampang. Cukup pilih theme dari daftar theme. Ini mengembalikan script tema sesuai seperti theme yang kita pilih. Karena aku cocok dengan theme yang kupakai sebelumnya, maka aku memilih menggunakan theme seperti itu lagi. Setelah memilih tema, kita perlu me-republish blog lagi.
Tapi sayangnya karena seolah menggunakan theme baru, maka perubahan yang telah aku lakukan terhadap theme yang lama jadi hilang. Sekarang seperti tampilan standar dari theme-nya. Padahal aku sudah cukup banyak melakukan perubahan waktu itu, terutama bagian Links. Yang menyebalkan adalah aku sudah lupa links apa saja yang kuletakkan di sana.
Kesimpulannya
1) Importer dari WordPress memang bagus, tapi sangat menyebalkan karena walau pun telah tertera saat proses bahwa setup tema telah disimpan tetapi ternyata tidak dikembalikan lagi. Malahan script theme diganti dengan pesan yang norak dan mengarahkan pengunjung blog ke WordPress.com. Tidak fair!!!
2) Blog-ku di setiodewo.blogspot.com sekarang sudah aktif kembali.
Tuesday, January 31, 2006
Kemana Diriku?
Sebenarnya menggunakan BlogSpot juga bagus, terutama karena layout dan temanya bagus. Tapi rasanya tetap ada yang kurang. Akhirnya aku memutuskan menggunakan WordPress. Walau pun begitu aku akan tetap menulis di setiodewo.blogspot.com terutama untuk curahan hati keseharianku. Sedangkan di dewo.wordpress.com untuk yang *agak* lebih serius.
Saturday, January 07, 2006
Mailing List Berhadiah
Milis unik ini berjudul Sales-MarketingGroup yg didirikan oleh Solomon S. Pribadi, SE (SolomonSolomon.blogspot.com). Beliau adalah teman kuliahku. Dengan semangat menggebu beliau mengelola anggota & mencari anggota baru. Sebagai pemasar (marketer) yg handal, beliau juga networker yg handal ditambah kemampuan manajerial yg hebat.
Bermula dari sekedar perangsang agar anggota milis menjadi aktif menulis imel, kini pemberian hadiah menjadi pembeda milis ini dgn milis lain & juga sebagai ajang promosi & pembangunan network. Bila pada awalnya hadiah hanya sekedar kaus & souvenir, kini hadiah meningkat tidak hanya kuantitas, tapi juga kualitas. Bayangkan saja, hadiah pertama berupa tiket pergi-pulang & menginap 1 malam di Batam untuk 2 orang. Hadiah ke-2 dan ke-3 tiket pesawat pergi-pulang ke Denpasar, Bali.
Syaratnya cuma 2, yaitu: mendaftar & aktif menulis di milis. Tentu tulisan yg di-posting harus mengikuti rambu-rambu tertentu sesuai dgn aturan yg telah ditentukan Sang Moderator. Menghitung keaktifan anggota juga cukup mudah, yaitu dgn HE (hari email), atau berapa hari si anggota menulis imel dalam periode 4 bulan.
Dan berbahagilah yg memperoleh hadiah pertama ke Batam. Dan dengan rendah hati aku mengatakan kalau akulah pemenangnya. Terima kasih Mr Solomon, Garuda Air Lines, Planet Holiday Hotel & rekan2 sponsor. Terima kasih Tuhan.
Monday, January 02, 2006
Tahun Baru 2006
Anda yg menonton acara atau membaca ramal-meramal ini boleh percaya boleh tidak. Selain karena si peramal adalah orang biasa & bukan nabi yg bisa bernubuat, acara ini murni hanya untuk hiburan semata. Mungkin karena masyarakat masih senang dengan acara mistik & ramalan sehingga acara ini dapat langgeng.
Tapi seharusnya kita mulai bisa berpasrah & berdoa pada Tuhan saja. Percayalah pada Tuhan saja yang kasih-NYA telah teruji berabad-abad, sejak jaman purbakala sampai sekarang & selama-lamanya.
Sunday, January 01, 2006
Libur Natal
Sampai Semarang sekitar pk. 17an. Akhirnya bertemu Sisi & Axel lagi. Kami ikut Misa Natal tgl 24, kebetulan Sisi bertugas koor. Puji Tuhan misa berlangsung aman & lancar. Keharuan mengisi dadaku, terutama saat lagu-lagu Natal dilantunkan dengan sangat indah. Sayang Axel tidak ikut Misa Natal Kanak-kanak hari Minggunya.
Liburan dilanjut ke Yogyakarta tgl 27 s/d 29/12/05. Sempat mampir Kaliurang yg memiliki panorama indah. Sayang kami tdk terlalu lama di sana, maklum Axel sedang tidak mood. Yogyakarta sangat dingin, sudah gitu hujan terus. Pulang lagi ke Semarang tgl 29, tapi jemput Pak Bagjo dulu di RS Boro.
Sisa hari kuhabiskan bersama Sisi & Axel. Kasihan Axel, hari2 terakhirku di Semarang Axel kena flu & jadi meriang. Mungkin karena ketularan aku yg sudah lebih dulu kena flu? Atau karena udara Yogyakarta yg sangat dingin & sempat kehujanan? Ah, kasihan Axel.
Pulang ke Bekasi tgl 31 pagi. Kali ini hanya keluarga Mbak Dewi & aku sebagai sopir. Keluarga Mbak Pipit sudah pulang duluan. Sedih juga berpisah lagi dengan Axel & Sisi, apalagi Axel sedang sakit. Cepat sembuh ya, Nak.
Dalam perjalanan pulang sempat mampir Pantai Purwahamba Tegal. Tempat rekreasi ini dulu yg merintis adalah ayahku semasa dinas di Tegal. Cukup indah & warung2 tertata dengan baik. Ada restoran besar lengkap dengan kolam renangnya. Banyak orang yg sedang pacaran. Setelah itu makan di RM Sari Buah (lagi-lagi).
Sempat macet di tol Cikampek karena ada tabrakan beruntun. Masuk Bekasi jam 18an. Ah, capai sekali... Kembali lagi ke dunia yg ramai tapi sepi, dunia yg sibuk & selalu kekurangan waktu. Terima kasih Tuhan karena berkat & rahmat yg telah KAU berikan sehingga liburan Natal ini dapat berjalan indah & lancar. Sampai jumpa lagi Sisi & Axel.
Friday, December 30, 2005
TPI oh TPI...
Semuanya hanya mengejar rating tanpa peduli materi yg ditayangkan walau pun sering kali materi menyesatkan pemirsa. Pemberian label pada tayangan, misalnya: "Bimbingan Orangtua", "Dewasa", "Semua umur", tetap saja tidak dapat menjamin kesesuaian pemirsanya. Bagaimana stasiun2 ini tahu kalau acaranya yang berlabel "Dewasa" benar2 tidak ditonton pemirsa remaja atau anak2?
Ada 1 stasiun yg benar2 membuatku sewot, yaitu TPI. Mengapa? Seperti kita tahu, TPI pada awalnya membawa misi pendidikan bagi anak2 Indonesia lewat tv. Misi yg sungguh hebat, makanya stasiun ini bernama "Televisi Pendidikan Indonesia" disingkat TPI.
Entah mengapa ketika booming film India di seluruh stasiun tv, TPI juga tdk kalah turut serta menayangkan film2 India. Malah lebih intens & gencar, hampir setiap hari ada film Indianya. Akhirnya banyak masyarakat yg mengubah kepanjangan TPI menjadi "Televisi Pendidikan India".
Begitu pula ketika krisis melanda Indonesia yg mengakibatkan harga film2 luar negeri menjadi terlalu mahal, booming film/sinetron produksi lokal pun melanda stasiun2 tv di Indonesia. Tak ketinggalan TPI. Sayangnya PH (Production House) di Indonesia hanya pengekor (budaya me-too), ketika tren sinetron remaja, semua tdk mau kalah membuatnya. Ketika ngetren humor, semua tdk mau ketinggalan. Kemudian tren "reality show" yg banyak diekor & akhirnya malah banyak materi yg norak & mengundang protes & cibiran.
Yg menyebalkan adalah akhir2 ini, dimulai saat bulan puasa hingga saat ini. Semua stasiun menggelar acara yg seram & membawa2 setan & aliran sesat. Entah ceritanya benar atau tidak, yg penting ada setannya. Seperti biasa, TPI seakan tidak mau kalah, menayangkan acara jenis ini lebih banyak dan lebih gencar dari stasiun lain. Sehingga tidak berlebihan jika masyarakat mengubah arti TPI menjadi "Televisi Pendidikan Iblis" karena banyak sekali membawa setan & aliran sesat.
Ah, betapa malang Televisi Pendidikan Indonesia ini. Bukannya mendidik masyarakat Indonesia dengan ilmu pengetahuan, tetapi malah mendidik dengan ilmu yang seringkali menyesatkan. TPI oh TPI... Bagaimana engkau ini?
Thursday, December 29, 2005
Uang Palsu di Tol Cikampek
Kami mencoba menggunakan uang palsu tersebut untuk membayar tol Kanci (Cirebon). Dua kasir gerbang tol menolak uang tersebut. Bahkan kasir ke-2 merobek2 uang palsu tersebut. Kesimpulannya: kasir tol telah dibekali keterampilan untuk mengenali uang palsu dgn baik. Jadi tidak mungkin mereka kecolongan menerima uang palsu.
Berarti uang palsu kembalian dari gerbang tol Cikampek adalah murni tindak kejahatan oknum kasir tol. Untuk mencegah hal negatif serupa, kita sebagai konsumen tol seharusnya melakukan tindakan yg bijaksana, yaitu:
1) Bayarlah dengan uang pas. Jika tdk punya uang pas, sebaiknya kita membayar dengan uang yg nilainya mendekati. Misalnya harganya 7.000, maka bayarlah dengan uang 10.000 atau 20.000. Jangan dengan uang 50.000, apalagi 100.000.
2) Untuk dapat membayar dengan uang pas, maka kita harus sudah mempersiapkan uang tol sebelum kita berangkat.
3) Periksa uang kembalian, apakah palsu? Atau mungkin uang sudah robek? Jangan seperti saya yg begitu terima kembalian langsung tancap. Waspadai uang pecahan yg sering dipalsukan, misalnya pecahan 20.000 dan 50.000. Jika uang robek, lebih baik minta ganti uang yg masih utuh.
4) Jika mengalami hal tersebut, catatlah nomer gerbang tol & waktu pembayaran. Dan jika memungkinkan, catat nama kasir. Informasi ini penting jika kita ingin melakukan claim.
Memang transaksi pembayaran uang tol termasuk transaksi yg cepat. Kecepatan transaksi ini adalah suatu tuntutan. Coba lihat transaksi di tol kota pada jam2 sibuk. Betapa padat antrian kendaraan yg mengakibatkan antrian yg cukup panjang. Seringkali konsumen terlalu percaya dengan transaksi cepat ini sehingga bisa saja kita dirugikan. Dan sering pula ketika kita dirugikan, kita malas complaint & melakukan claim. Tentu karena keterbatasan waktu kita & juga karena lupa mencatat waktu, tempat & pelakunya. Biasanya kita sadarnya terlambat. Kerugian kita ini bisa saja berupa:
1) Kembalian kurang dari nilai seharusnya.
2) Uang kembalian palsu.
3) Uang kembalian tidak layak, misalnya sobek, kumal, atau mungkin ternoda/tercoret-coret. Aku pernah menerima uang kembalian ternoda oleh darah. Ih, serem.
Tidak hanya transaksi di jalan tol, tapi kita harus tetap waspada di setiap transaksi. Jika kita menerima uang palsu, berikut adalah tindakan yg dapat kita lakukan:
1) Minta ganti dengan uang asli. Ini dapat kita lakukan jika kita menyadarinya saat transaksi.
2) Laporkan ke kantor polisi dengan membawa bukti uang palsu lengkap dengan info: waktu & tempat transaksi, pelaku & perusahaan/usaha terkait.
3) Jika tdk dapat melakukan ke-2 langkah di atas, maka sebaiknya tidak mencoba menggunakan uang palsu yg telah terlanjur kita terima tersebut. Bisa2 kita yg dituduh pemalsu atau pengedar uang palsu.
Thursday, December 22, 2005
Ulang Tahunku = Hari Ibu
Hari Kamis, 22/12/05 adalah hari ulang tahunku. Yang istimewa adalah karena hari ultahku bertepatan dengan Hari Ibu. Kasihan ibu karena pada Hari Ibu ini, beliau malah banyak mengurus aku. Tapi itu dulu, sekarang dimana aku harus merantau & jauh dari orang tua, kasih sayang ibu dulu sangat aku kenang. Kasihsayang ibu tetap aku rasakan sampai sekarang.
Terima kasih Tuhan karena telah menempatkan aku di keluarga yg hebat, penuh kasih sayang & penuh kehangatan. Betapa bahagianya aku saat mengenang masa kanak-kanakku. Dan kini aku sudah dewasa. Tongkat estafet telah dioper padaku. Mampukah aku membentuk keluarga yg juga hebat, penuh kasih sayang & penuhkehangatan?
Tuhan, bantulah aku supaya aku dapat menjadi kepala keluarga yg baik & mampu menjadi garam dunia. Terima kasih Mbake yg telah memberikan semangat, dorongan, nasehat, bimbingan, bantuan & kasih yg besar dalam hidupku.
Jupie MX vs Supra X 125 PGM-FI
Mengapa aku mengatakan "menarik"? Yap, karena aku lebih cenderung membandingkan Jupie MX dengan Supra PGM-FI. Berikut adalah data head-to-head ke-2nya.

Tampak bahwa jika Supra X 125R langsung dibandingkan dengan MX, maka bebek mahal Honda ini jelas diasapi MX yg harganya lebih murah. Dengan keluarnya MX, tampak Honda bagai kebakaran jenggot. Dan akhirnya Honda mendongkrak pamornya dengan mengeluarkan Supra X 125 PGM-FI walau dengan wajah lebih culun dari pada versi R. Mungkin agar harganya tidak terlalu mahal? Yg jelas harganya saja sudah lebih mahal 1,5 juta dari pada versi karburator.
Wah, berarti harganya lebih mahal 2 jutaan lebih dari pada Jupie MX dong? Tapi apakah performa bisa mengungguli MX? Ternyata tetap "diasapi" oleh MX. Walau pun demikian, PGM-FI & R tetap lebih irit dari pada MX.
Sekedar simulasi, jika harga terpaut 2 juta, Anda akan pilih mana? Motor keren dengan kinerja tinggi atau motor culun yg irit tetapi muahaaal harganya? Catatan: dengan 2 juta rupiah Anda dpt membeli bensin 200 kali dengan asumsi setiap kali isi Rp. 10.000 (aku kalau isi bensin biasanya cuma segitu). Kalau sebulan kurang lebih 10 kali isi bensin, berarti dengan duit segitu bisa untuk mengisi bensin 20 bulan. Astaga!!! Hampir 2 tahun (kurang 4 bulan).
Akhirnya, dengan berat hati, aku mengatakan bahwa Yamaha Jupiter MX amat-sangat lebih murah dengan selisih harga yg jika dikonversi dalam bentuk bensin, Anda akan mendapatkan keuntungan isi bensin 20 bulan. Tidak salah & tidak menyesal sedikit pun aku membeli Yamaha Jupiter MX.
Friday, December 16, 2005
Pengalaman di Gorontalo
Pagi ini aku kembali ke Jakarta dari Gorontalo. Misi implementasi & customisasi Sisfo Kampus di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah berhasil diselesaikan. Mungkinkah ini terakhir kali aku ke Gorontalo? Semoga saja aku bisa kembali lagi ke Gorontalo kelak.Untuk mengenang Gorontalo, di bawah ini adalah tulisan-tulisanku di blog ini tentang Gorontalo. Dan tidak lupa di atas kutampilkan sarana transportasi masyarakat di sana, yaitu Bentor.
Periode 1
Hari ke-7 di Gorontalo
Gorontalo = Mangkuk Bumi
Bulan Penuh Kemalangan dan Hikmah
Periode 2
Gorontalo Gate
Hari Terakhir di Gorontalo
Kembali ke Rutinitas Metropolitan
Periode 3
Berangkat ke Gorontalo 11/12/2005
Dinamika Gorontalo
Flu Gorontalo
GPRS di Gorontalo
Artikel lain yg menyebutkan Gorontalo:
Wisata Alami?
Sampai jumpa lagi Gorontalo!!!